Menyusuri jalanan di antara sawah di dusun Glondong, Jln Imogiri Barat km 8, Bantul, Yogyakarta, kita akan melihat sebuah rumah yang paling berbeda di antara yang lainnya. Rumah ini berbeda dari yang lain bukan karena kemewahannya, justru rumah ini tergolong rumah yang sederhana.

Rumah milik Didin Jamaludin atau yang akrab disapa dengan sebutan “DJ” ini dikenal dengan sebutan Omah Kontainer (Rumah Kontainer).

Berdiri di balik teduhnya pepohonan, di depan sebuah gerbang berwarna hitam, kita akan melihat sebuah rumah dengan dua buah kontainer merah yang mengapitnya. Rumah kontainer ini tercipta dari tangan dingin DJ yang mampu mendayagunakan barang-barang bekas untuk menciptakan sebuah rumah nyaman yang berbeda dari rumah-rumah pada umumnya.

Omah Kontainer adalah rumah sederhana yang dibangun mempergunakan material reuse berupa kontainer dan furniture-nya. Selain mempergunakan kontainer sebagai ciri khasnya, rumah ini dibangun pula dengan memadukan sejuknya konsep alam yang hijau.

Nuansa alam tersebut dihadirkan dengan cara “membuka ruangan tertutup”. Seperti apa DJ membuka ruangan tertutup tersebut? Mari kita simak ulasan berikut.

1. Kamar mandi terbuka

Menginap di Omah Kontainer, Bikin Liburanmu di Jogja Makin Seru!Doc. Pribadi

Apa yang kamu bayangkan ketika mendengar kata ‘Kamar Mandi Terbuka’? Tanpa sekat alias tanpa tembok? Jadi semua orang bisa melihat kita mandi? Tenang, tenang, tidak seperti itu. Kamar mandi ini disebut ‘terbuka’ karena bagian atasnya tidak memiliki atap. Sekalipun tanpa atap, tidak akan ada orang yang mengintip karena letak OK agak jauh dari rumah-rumah lainnya.

Kamar mandi lantai satu ini sengaja didesain terbuka karena DJ menyukai alam. Jadi, begitu kamu meminjam kamar mandi di lantai satu ini, kamu akan merasakan sejuknya angin semilir serta hijaunya dedaunan dan pohon-pohon yang menjulang tinggi. Agar semakin menambah nuansa alamnya, DJ pun menyiasati kamar mandi dengan melukis gambar dedaunan pada temboknya.

Bersiaplah untuk merasakan sensasi mandi menyatu dengan alam tanpa atap!

2. Ruang santai

Menginap di Omah Kontainer, Bikin Liburanmu di Jogja Makin Seru!Doc. Pribadi

Bersantai adalah hal paling menyenangkan bagi semua orang. Perhatian DJ pun tak luput dari yang namanya menyediakan ruang santai.

Menaiki tangga menuju lantai dua, kamu akan disambut dengan sebuah ruang berjendela super besar. Ya, inilah ruang santai yang dimaksud. Berada di jendela tersebut, kamu bisa duduk menjulurkan kaki sembari menikmati indahnya harmoni alam terbuka: hembusan angin yang lembut membelai rambut dan dedaunan yang jatuh menghiasi bumi.

Tak hanya itu, di samping jendela besar tersebut, DJ menyediakan dua buah kursi dan sebuah kasur untuk santai berjibaku dengan HP maupun tiduran. Sekalipun kedua furniture tersebut adalah material reuse, tetap saja terlihat sedap dipandang mata.

3. Kamar tidur tamu (Kontainer)

Menginap di Omah Kontainer, Bikin Liburanmu di Jogja Makin Seru!Doc. Pribadi

Melangkah ke samping ruang santai, kita akan menemukan sebuah kamar tidur tamu lengkap dengan furniture dan toilet pribadinya. Kamar tidur tamu tersebut adalah isi dari kontainer yang bisa kita lihat dari luar.

Di kamar tidur tamu ini, DJ telah menyiapkan dua buah kasur lengkap dengan bantal dan gulingnya. Tak hanya itu. Selain almari, DJ pun sengaja menempatkan meja belajar untuk keperluan kerja tamunya yang membutuhkan.

DJ telah mendesain kamar tidur tamu dengan sangat bagus dan kreatif. Dia lubangi kontainer di kedua sisinya sehingga terciptalah dua buah jendela lebar untuk sirkulasi udara yang baik.

Menariknya, ketika lampu kamar dimatikan, kita dapat melihat terang dan heningnya suasana di sekitar melalui kedua jendela tersebut sehingga perasaan rileks dan nyaman pun tercipta.

Selamat tidur...

4. Teras utara

Menginap di Omah Kontainer, Bikin Liburanmu di Jogja Makin Seru!Doc. Pribadi

Teras utara yang dilengkapi dengan sebuah kursi ini terletak di bagian paling belakang OK. Sekalipun terletak di bagian paling belakang, justru teras ini adalah spot favorit DJ.

Ketika ditanya kenapa DJ sangat menyukai teras utara ini, dia menjawab, ”Saya sangat menyukai spot ini karena bisa melihat-lihat hijaunya alam, langit, mendengarkan air mengalir, dan itu membuat saya rileks.”

5. Ruang tamu

Menginap di Omah Kontainer, Bikin Liburanmu di Jogja Makin Seru!Doc. Pribadi

Ruang tamu di OK ini sungguh berbeda dengan yang lainnya. Ruang tamu ini sengaja dikonsep sebagai ruang tamu terbuka (outdoor) dan ukurannya sangat luas.

Sekalipun di ruangan terbuka, sinar matahari tidak akan menyengat kita karena terhalang oleh teduhnya pohon bambu. Selain keteduhan pohon bambu, spot ini dihiasi oleh aneka tanaman cantik sehingga suasana terasa nyaman sekali untuk mengobrol berbagai macam topik.

Alam memang menyimpan sejuta kesejukan yang bisa membuat diri kita menjadi tenang dan rileks. Karena itulah DJ mencoba turut menjaga alam dengan mempergunakan material reuse sebagai bahan untuk membuat rumahnya.

Semesta pun mendukung. Dengan kekreativitasannya, DJ berhasil menciptakan sebuah rumah yang sangat menarik bahkan unik dengan memadukan unsur alam dan material reuse.   

Tak ketinggalan, kepada para pembaca, DJ berpesan,”Kalau mau bikin rumah, gunakan saja barang-barang yang sekiranya bisa didaur ulang karena di Yogyakarta properti sangat mahal. Sekalipun saya membuat rumah dengan 80% material reuse (kontainer dan furniture), ketika pulang saya merasa nyaman di rumah sendiri.”

Nah, dari pengalaman DJ membangun OK ini, menunjukkan pada kita bahwa dengan kondisi finansial yang terbatas kita tetap bisa membangun rumah yang nyaman dengan memanfaatkan perpaduan material reuse dan kekreativitasannya dalam mendesain bangunannya.

Apabila ingin membuktikan seberapa nyamannyakah tinggal di rumah yang konsepnya menggunakan material reuse ini, DJ membuka akses bagi siapa saja yang ingin merasakan tinggal di rumahnya pada bulan Mei 2018 via airbnb.

Selamat berkreasi dengan keterbatasan!

BONUS 1000 POIN: Terbitkan 5 artikel dengan kategori News World, Sport, Travel & Women

Esti Kumara Dewi

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.