Jangan Cuma di Kuta Saja, Surga Tersembunyi di Bali Ini Lebih Keren!

Letaknya gak jauh dari Ubud lho

Jangan Cuma di Kuta Saja, Surga Tersembunyi di Bali Ini Lebih Keren!tempatwisatadibali.id

Line IDN Times

Bali tak sekadar menawarkan kemeriahan Kuta dan hingar-bingar Legian. Ada surga tersembunyi serupa diorama surga di baliknya. Namanya Kecamatan Payangan, Bali. Letaknya tak jauh-jauh dari Ubud. Kalau ditempuh dengan berkendara, cuma butuh waktu kurang lebih 20 menit untuk sampai di daerah itu.

Mengunjungi Payangan rasanya seperti menyambangi Bali secara utuh. Di sana, kamu benar-benar melihat keotentikan adat, budaya, dan masyarakatnya. Soal alam? Hmmm, tak usah diragukan.

Pemandangan di Payangan menyajikan komposisi yang indah antara gunung, hamparan sawah, dan hutan yang membuat pikiran selalu segar. Apa saja yang bisa kamu temukan di Payangan?

1. Hutan dan sungai diorama Green Canyon tersembunyi di Desa Bukian.

img-25492-cf5307bd1229e1c14e93c5d9fafc5232.jpgtempatwisatadibali.id

Sungai memanjang diapit tebing bebatuan terdapat di dalam hutan di banjar Tiyingan, yang berlokasi di Desa Bukian, Payangan. Sungai ini digunakan masyarakat untuk menggelar ritual.

Tak jauh dari situ, ada sumber mata air yang kerap dipakai orang mandi. Ada pula pancuran air yang dimanfaatkan untuk membilas tubuh.

Masih dalam area yang sama, ada hutan yang di dalamnya terdapat tanaman pisang raspberry, pepaya, durian dan kelapa. Letaknya tak jauh dari Kantor Kecamatan Payangan. Hanya sekitar dua kilometer dari pusat kecamatan.

Suasana pedesaan terasa sangat asri dan menentramkan. Rasanya seperti masuk dunia yang kisahkan dalam novel-novel Ahmad Tohari.

2. Kamu bisa nikmati arung jeram di Sungai Ayung Payangan sembari menyaksikan relief ukiran alam.

26745-t04392-www-baktitour-com-wpcontent-uploads-2015-01-rafting-c5243b71610741de8373598dd8987926.jpgminer8.com

Tak banyak orang tahu ada tempat arung jeram yang amat indah di Bali. Namanya arung jeram Sungai Ayung yang berlokasi di Kecamatan Payangan. Letaknya tak jauh dari Ubud.

Banyak turis asing yang berkunjung ke sini. Sepanjang arung jeram, wisatawan disuguhi relief alam yang indah. Sungai ini memiliki panjang 13 kilometer dengan waktu tempuh selama 1,5 jam.

3. Kamu juga bisa spa dengan panorama pedesaan, gunung dan sawah yang berjajar indah.

img-0497-35463f2d89da5b257d9329784ca2d906.JPGIDN Times/Francisca Christy Rosana

Tak hanya Ubud yang punya tempat spa dengan pesona menarik. Melipirlah sedikit ke Payangan. Di sana, di sepanjang jalan, ada tempat-tempat spa yang menawarkan pemandangan amat eksotik.

Ada jajaran gunung, sawah, dan pemukiman penduduk dengan rumah adat yang unik. Udaranya pun lebih sejuk daripada Ubud, karena daerah ini terletak di dataran yang lebih tinggi.

4. Di Payangan, kamu bisa mendapatkan keaslian Bali lewat pasar tradisionalnya.

balicanangsari-48fa17473ce5e5813174db8f2afc1df2.jpgthequintessentialconcierge.com

Payangan punya pasar tradisional yang patut dicoba. Di dalamnya, kamu bakal menemukan keaslian tradisi Bali yang utuh. Kamu bisa membeli makanan tradisional dengan rasa asli berharga murah, melihat ibu-ibu menjual canang atau tempat sesajen.

Kamu juga bakal sering mendapati masyarakat berkomunikasi dengan bahasa asli yang sangat kental. Jarang ada wisatawan masuk ke pasar ini. Jadi bisa dipastikan kamu akan menemukan Bali yang original di sini. Letak pasar berada tepat di depan monumen Payangan.

Baca juga: 7 Tempat Terbaik Merayakan Halloween, Seru Abis!

5. Monumen Payangan, lokasi selfie yang tak mainstream juga harus kamu sambangi.

img-3976-beb923c244a6aba7959cdb9f82486eb0.JPGIDN Times/Francisca Christy Rosana

Siapa yang tak mau berfoto di tempat yang unik dan jarang dikunjungi orang. Kamu bisa mengunjungi Tugu Monumen Perjuangan Pasar Payangan, namanya. Letaknya ada di kawasan pasar kecamatan tersebut. Sekilas memang seperti monumen biasa.

Namun, suasana sekitarnya membuat monumen terasa berbeda. Orang akan bertanya-tanya di mana kamu mengambil potret diri tersebut.

6. Pesona kuliner sepanjang jalan, surga yang tak dapat diabaikan.

bd07-741a0f73549811dd70dc345bf4e09681.jpgharindabama.com

Deretan warung yang menyajikan bermacam-macam makanan adalah kenikmatan yang tak sanggup diabaikan. Beragam kuliner, seperti ayam betutu, sate lilit, nasi jinggo, dan bubur bali yang tersohor siap memanjakan lidahmu.

Rasanya tak bisa diremehkan. Sebab, pemasaknya adalah masyarakat setempat yang masih mempertahankan resep asli dari nenek moyang.

7. Di Payangan, kamu akan bisa melihat upacara adat yang mengajarimu mengenal Bali seutuhnya.

img-0002-1b65b795d3dec83b2c0ae0a47d3a5a97.JPGIDN Times/Francisca Christy Rosana

Ke Bali tak akan lengkap jika tak mengikuti atau sekadar menyaksikan upacara adat masyarakatnya. Karena, di sinilah letak keaslian Bali. Payangan adalah satu dari sekian daerah di Bali yang mempertahankan ritual upacara adat.

Hampir setiap pekan dilaksanakan upacara. Hampir 100 persen masyarakat di Payangan adalah penduduk asli, bukan pendatang. Tak heran bila upacara yang berkenaan dengan adat dan budaya terjaga dengan baik.

8. Menikmati seni wayang orang yang autentik juga jadi keistimewaan berlibur ke Payangan.

img-4075-43d0cb0c70e1d15858d50e2487475088.JPGIDN Times/Francisca Christy Rosana

Payangan juga memiliki seni wayang orang yang unik. Di beberapa kesempatan, seperti upacara kemerdekaan, wayang orang ditampilkan. Di zaman sekarang, jarang orang mau melihat pertunjukan ini. Namun di Payangan, kesadaran untuk menjaga keseniaan itu masih tinggi.

Nah, sudah siap bikin jadwal untuk ke Payangan?

Baca juga: 7 Tempat Makan Pempek di Palembang Terbaik, Lemak Nian!

Read More
ARTIKEL REKOMENDASI